IBX582121403067A

CARA MERAWAT KAIN BATIK AGAR TIDAK KUSAM

cara-merawat-kain-batik-agar-tidak-kusam
cara-merawat-kain-batik-agar-tidak-kusam

Ilustrasi

Batik adalah kain tradisional Indonesia yang telah dikenal ke seluruh penjuru dunia. Motifnya pun sangat kaya sekali bahkan setiap daerah di Indonesia memiliki motif yang berbeda-beda. Selain itu juga dibalik motif batik yang beragam ternyata memiliki filosofi yang tersimpan dibalik keindahannya. Saat ini pun orang-orang tak enggan lagi untuk memakai batik untuk pakaian sehari-hari. Batik tidak dianggap kuno lagi karena bisa dibuat dalam berbagai model pakaian yang mengikuti perkembangan zaman. Warnanya pun dapat dimodifikasi sesuai dengan keinginan. Anak muda yang ingin menggunakan batik pun tak perlu merasa ragu karena saat ini banyak pakaian modis yang dibuat dari batik. Para perancang busana pun ikut menjadikan batik sebagai bagian dari rancangan busana mereka yang mengagumkan.

Batik sendiri memiliki teknik pembuatan yang bermacam-macam. Mulai dari batik tulis, batik cap hingga saat ini berkat perkembangan teknologi sehingga muncullah batik sablon atau print kain batik. Harganya pun beragam mulai dari yang puluhan ribu hingga jutaan. Mahal murahnya harga kain batik tergantung dari teknik pembuatannya dan material yang digunakan. Seperti kain batik tulis pasti harganya bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Apalagi jika menggunakan pewarnaan alami dari tumbuh-tumbuhan. Biasanya batik seperti ini yang banyak menjadi incaran para kolektor batik. Namun untuk penggunaan sehari-hari tersedia print kain batik dengan harga terjangkau namun kualitasnya tetap bagus, dan tanpa minimal order apabila kamu order di custom.co.id.

Kain batik memiliki karakteristik serat yang halus dan kain yang tipis. Dengan karakteristik seperti itu kain batik butuh perawatan khusus agar tetap awet dan tidak kusam meskipun sering digunakan. Seringkali kita merasa sebal ketika membeli batik namun cepat sekali kusam sehingga malas untuk memakainya lagi. Untuk itu kita harus menyiasati dan merawat pakaian atau kain batik yang kita punya dengan cara-cara yang khusus.

Saat Mencuci

Hal yang perlu diperhatikan ketika mencuci batik adalah usahakan cuci batik kamu tanpa mesin cuci. Kemudian gunakan deterjen khusus kain batik yang saat ini banyak dijual di toko-toko batik. Penggunaan deterjen biasa malah akan membuat kain batik semakin pudar motifnya. Setelah itu rendam kain batik dan usahakan tidak menggosoknya dengan sikat. Kain batik memiliki serat yang tipis sehingga tidak perlu dikucek atau digosok menggunakan sikat. Menggosoknya dengan sikat malah akan membuat kain batik semakin tipis. Namun jika memang kain batik milik kamu kotor dan terdapat noda maka kamu bisa menggunakan sabun mandi atau kulit jeruk untuk menghilangkan kotoran tersebut. Cara menghilangkan nodanya yaitu dengan mengusapkan sabun mandi atau kulit jeruk di bagian yang terkena noda.

Saat Menjemur

Jemurlah batik kesayanganmu ditempat yang terhindar sinar matahari langsung. Karena jika kamu menjemurnya langsung di bawah terik matahari maka bisa dipastikan dalam hitungan bulan baju batikmu akan terlihat pudar. Ketika menjemurnya juga tidak perlu diperas, cukup angina-anginkan saja hingga kering. Dengan mengangin-anginkannya maka ketika kering baju batik kesayangmu tidak terlihat terlalu kusut.

Saat Menyetrika

Jika kain batik koleksimu tidak terlalu kusut maka kamu tak perlu menyetrikanya. Namun jika kamu punya pakaian batik yang ingin kamu gunakan dan ingin menyetrikanya maka trik agar baju batikmu tidak cepat pudar warnanya adalah dengan menyetrika baju batik kesayanganmu yang diatasnya telah diberi sehelai alas kain. Cara menyetrika batik secara tidak langsung ini agar baju batik kesayanganmu tidak cepat pudar akibat terkena panas setrika secara langsung. Dan apabila kamu ingin memberi pewangi pada kain atau baju batikmu maka jangan semprotkan secara langsung pada kainnya. Caranya yaitu dengan menutupi kain batik dengan koran lalu semprotkan cairan pewangi kain tadi diatas koran. Cara ini dapat kamu gunakan untuk memberi pewangi pada kain batik tulis kesayanganmu.

Saat Menyimpan

Simpan kain batik kesayanganmu dalam kantong plastik agar tidak dimakan ngengat. Namun jika baju batikmu untuk digunakan sehari-hari maka kamu bisa menggantungnya agar lebih rapi dan tidak mudah kusut. Ketika menyimpannya didalam lemari kamu juga tidak boleh memakai kapur barus. Kapur barus ternyata bisa merusak serat-serat batik sehingga hindari penggunaannya. Agar kain batikmu lebih aman lagi dari serangan ngengat, maka kamu bisa menaruh merica yang dibungkus tisu di dalam lemari tempat kamu menyimpan batik kesayanganmu.

Itu tadi beberapa cara yang dapat kamu terapkan untuk merawat batikmu agar tetap awet dan tidak pudar motifnya. Dengan melakukan perawatan seperti itu maka kamu bisa membuat kain batikmu lebih awet dan dapat digunakan kapanpun. Semakin lama usia kain batik yang kamu miliki maka semakin tinggi pula nilai sejarahnya. Dan siapa tahu kamu kelak bisa mewariskannya ke anak-cucumu selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *