IBX582121403067A

10 Kiat Menjalankan Bisnis Kecil Untuk Meraih Untung Berlipat


Menjalani bisnis sepertinya mulai ditekuni oleh masyarakat. Tidak jarang ketika mendengar di media massa, banyak pegawai memutuskan mengundurkan diri karena ingin menggeluti dunia bisnis. Mereka pun membuka bisnis kecil dengan harapan dapat memperoleh omset melimpah. Namun, tidak sedikit yang menelan kekecewaan karena usaha yang dirintis mandek di tengah jalan. Kerugian yang ditaksir membuat keadaan semakin runyam karena tidak dapat balik modal.
Memulai bisnis tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Perlu perencanaan matang dan terorganisir sehingga keuntungan dapat diraih. Agar Anda tidak salah melangkah dalam berbisnis, berikut ini ada 10 kiat menjalankan bisnis kecil
1. Membuat perencanaan
Seperti yang telah dijelaskan di atas, Anda perlu membuat rencana arah bisnis yang akan dijalankan. Namun, jangan sampai rencana tersebut hanya menjadi angan-angan saja. Realisasi tetap dibutuhkan.

2. Mengamankan modal Anda
Hal mendasar dalam memulai bisnis adalah adanya modal awal. Konsep bisnis mengedepankan modal sedikit dengan keuntungan yang berlipat. Sayangnya, kebanyakan justru mengalami besar pasak daripada tiang. Oleh karena itu, Anda harus mengamankan modal yang dimiliki dengan memeriksa kondisi keuangan secara berkala.

3. Memangkas biaya yang tidak perlu
Memulai bisnis maka Anda harus siap melakukan penghematan. Menghemat biaya penting dilakukan agar tidak terjadi pengeluaran berlebih yang berimbas pada kerugian. Anda perlu menghindari biaya tambahan operasional yang tidak perlu. Alokasikan biaya sesuai peruntukkannya.

4. Memiliki laba tunai
Anda harus mempunyai laba tunai dalam berbisnis. Piutang tidak serta merta membuat bisnis menjadi lebih maju. Semakin banyak transaksi yang dilakukan secara tunai, maka semakin bagu aliran dana atau cashflow yang dimiliki.

5. Mencapai kepuasan pelanggan
Bisnis Anda tergantung dari tercapainya kepuasan pelanggan. Mencapai kepuasan pelanggan ternyata bukan hal yang mudah. Harus ada cara jitu supaya pelanggan tidak bosan. Terapkan layanan purna jual seperti mengganti atau memperbaiki barang yang rusak dan menanggapi komplain secara responsif.

6. Merangkul pelanggan yang produktif
Di dalam berbisnis Anda akan memiliki dua tipe pelanggan yakni pelanggan aktif dan pasif. Rangkul pelanggan aktif tersebut dengan membuat strategi kepuasan pelanggan lebih gencar. Namun, perhatikan juga kepuasan pelanggan pasif karena akan selalu ada kemungkinan mereka juga menjadi pelanggan pasif.

7. Meminta rujukan atau rekomendasi
Bisnis akan semakin baik jika pelanggan merasa terpuas dengan produk dan layanan yang diberikan. Anda bisa meminta rekomendasi sebagai strategi untuk mengembangkan usaha lebih luas. Rujukan berupa testimoni adalah cara handal menarik banyak konsumen

8. Membuat promosi dengan gencar
Anda ingin bisnis dapat dikenal oleh masyarakat, untuk itu promosi adalah hal yang harus dilakukan secara gencar. Memasang iklan memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit namun kini Anda dapat memanfaatkan media sosial seperti Instagram untuk mempromosikan produk bisnis. Cara ini efektif dan tidak menelan biaya yang besar.

9. Memanfaatkan koneksi dengan baik
Bisnis akan semakin berkembang jika Anda mampu memanfaatkan koneksi dengan baik. Jalinlah kerjasama dengan beberapa pihak. Keuntungan yang dapat diperoleh adalah suntikan dana seperti modal, biaya operasional, promosi dan sebagainya. Namun pastikan relasi yang diajak kerjasama adalah pihak yang bertanggung jawab.

10. Mengikuti berbagai acara bisnis
Bisnis tidak hanya sekedar praktik, tetap membutuhkan teori agar dalam penerapannya semakin mantap. Anda bisa mengikuti acara bisnis seperti workshop dan seminar dimana Anda akan dipertemukan oleh orang-orang yang ahli dalam bidangnya.

Itulah beberapa kiat menjalankan bisnis yang dapat berguna untuk ke depannya. Menjalankan bisnis haruslah berpatokan pada prinsip konsistensi yang tinggi dan tidak setengah-setengah. Untuk yang berlipat pun akan diraih jika dapat diterapkan dengan baik.
Berbisnis memang menjanjikan profit lebih besar. Namun resikonya juga tidak bisa dianggap sepele, untuk itu mulailah bisnis Anda dengan perencanaan yang terstrukur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *